Sistem Kurs

Sistem KursMenurut Triyono (2008) ada lima type system kurs paling utama yang berlaku, yakni : system kurs mengambang (floating exchang rate), kurs tertambat (pegged exchange rate), kurs tertambat merangkak (crawling pegs), sekeranjang mata uang (basket of currencies), kurs tetaplah (fixed exchange rate).

1. System kurs mengambang

Kurs ditetapkan oleh mekanisme pasar dengan atau juga tidak ada campur tangan pemerintah dalam usaha stabilisasi lewat kebijakan moneter jika ada campur tangan pemerintah jadi system ini termasuk juga mengambang teratasi (managed floating exchange rate). Anda bisa melihat contoh sistem ini pada halaman berikut http://kursdolar.org.

2. System kurs tertambat

Satu negara menambatkan nilai mata uangnya dengan suatu hal atau juga sekumpulan mata uang negara yang lain yang disebut negara mitra dagang paling utama dari negara yang berkaitan, ini bermakna mata uang negara itu bergerak ikuti mata uang dari negara sebagai tambatannya.

3. System kurs tertambat merangkak

Dimana negara lakukan sedikit pergantian pada mata uangnya dengan cara periodik dengan maksud untuk bergerak ke arah satu nilai spesifik dalam rentang saat spesifik. Keuntungan paling utama dari system ini yaitu negara bisa mengukur penyelesaian kursnya dalam periode yang lebih lama bila di banding dengan system kurs terambat.

4. System sekeranjang mata uang

Keuntungannya yaitu system ini tawarkan stabilisasi mata uang satu negara lantaran gerakan mata uangnya disebar dalam sekeranjang mata uang. Mata uang yang dimasukan dalam keranjang umumnya ditetapkan oleh besarnya peranannya dalam membiayai perdagangan negara spesifik.

5. System kurs tetap

Di mana negara mengambil keputusan dan juga menginformasikan satu kurs spesifik atas mata uangnya dan juga melindungi kurs lewat cara beli atau juga jual valas dalam jumlah yg tidak terbatas dalam kurs itu.

Untuk negara yang mempunyai ketergantungan tinggi pada sektor luar negeri ataupun masalah seperti kerap alami masalah alam, mengambil keputusan kurs tetaplah adalah satu kebijakan yang memiliki resiko tinggi.

Shares